Apa Sih Cumlaude Itu? Apa Manfaatnya?

Kamu pasti tahu Maudy Ayunda kan? Yap, dia adalah salah satu aktris yang lulus dengan predikat cumlaude. (Instagram.com)



“Pernahkah kamu mendengar istilah “Cumlaude”? Terus, kamu tau gak Cumlaude itu artinya apa? apakah itu artinya kita lulus dengan nilai tertinggi waktu lulus? ranking 10 besar di jurusan atau fakultas? nilainya A semua dari semester 1? atau gimana?”

Cum laude adalah istilah dari bahasa Latin yang artinya “kehormatan”. Nah, biasanya ini digunakan untuk merujuk kepada mahasiswa yang telah memenuhi standar akademik yang tinggi pada saat kelulusan atau ketika menerima gelar mereka. Cum laude itu ada beberapa macam loh. Umumnya dibagi jadi tiga macam, yaitu Cumlaude, Magna Cumlaude, dan Summa Cumlaude. Yuk kita bahas semuanya  satu per satu!

Cumlaude: Seperti yang disebutkan sebelumnya, dalam dunia akademis Cumlaude didefinisikan sebagai “with praise” atau dengan kehormatan. Secara singkat mereka semua yang memperoleh gelar tersebut pasti memiliki IPK tinggi. Biasanya, untuk mendapat gelar ini para mahasiswa/mahasiswi harus memiliki IPK 3,5 hingga 3,7.

Magna Cumlaude: Berikutnya Magna Cumlaude, istilah ini memiliki arti “With Great Praise” atau dengan kehormatan besar. Biasanya mereka yang memperoleh gelar ini memiliki nilai sangat tinggi yang melebihi standar Cumlaude “biasa”.Standar untuk memperoleh gelar ini yaitu harus memiliki IPK 3,8 hingga 3,9.

Summa Cumlaude: Ketiga adalah Summa Cumlaude, yang tentunya kalian bisa menebak kalau “level” nya jelas lebih tinggi dari dua gelar sebelumnya. Yap, Summa Cumlaude yang berarti “With HIghest Praise” atau dengan kehormatan tertinggi ini mensyaratkan kita untuk lulus dengan IPK 3.9 hingga 4.0!

Perlu dicatat ya, bahwa standar IPK dan ketentuan-ketentuan lain untuk dikatakan Cumlaude itu relatif dan bervariasi di tiap negara, bahkan untuk tiap kampus. Umumnya beberapa syarat lain yang perlu dipenuhi, yaitu tidak pernah mengulang mata kuliah yang diambil, lulus tepat waktu, dan sebagainya. Bagaimana? udah mulai jelas kan?

Terus apa manfaatnya? untuk keren-kerenan aja kah? Enggak dong! Tentunya dengan nilai segitu akan banyak manfaat yang bisa diperoleh, selain sekedar “gengsi”, gelar Cumlaude dan sejenisnya bisa menjadi daya tarik tersendiri saat kita hendak melamar pekerjaan, meskipun tidak selalu ya. Selain itu, dalam beberapa instansi pemerintahan, ada sejumlah formasi yang dikhususkan bagi mereka yang punya gelar tersebut. Gelar tersebut juga bisa jadi daya tarik kita kalau mau apply beasiswa ataupun lanjut kuliah di jenjang yang lebih tinggi (S2 atau Doktoral). Asyik ya! tapi tentunya kita harus belajar dengan giat dan menerapkan strategi yang efektif untuk meraihnya.

Intinya, kita harus ingat bahwa IPK tertinggi itu jelas banyak manfaatnya, tapi bukan berarti itu adalah segalanya. Hal yang paling penting adalah, dengan nilai yang kita peroleh sekarang, apa yang bisa kita perbuat dan lakukan. Gelar-gelar tersebut tentunya tidak langsung menjamin seseorang bakal sukses dalam karir. Perlu banyak hal yang juga diperhatikan untuk meraih kesuksesan. Banyak di luar sana yang IPK nya biasa aja tapi bisa lebih sukses dari mereka yang punya gelar Cumlaude. Intinya, tergantung dari skill dan pengalaman masing-masing individu. Jadi, tetap mau coba untuk dapetin gelar Cumlaude?

ARM

Referensi:
Sumber gambar:
Instagram Maudy Ayunda https://www.instagram.com/maudyayunda/ 


8 Komentar untuk "Apa Sih Cumlaude Itu? Apa Manfaatnya?"

  1. Benar, kita jangan terlalu berambisi untuk mencapai target ipk kita, misalnya target nya adalah 3,9 . Berusaha keras memang baik. Namun seandainya jika hasilnya tidak mencapai target (memuaskan), itu bisa melukai batin mahasiswa tersebut, bahkan dapat menimbulkan iri hati terhadap mahasiswa lain yang berhasil.
    Kalau di saya mah, yang terpenting lulus kuliah bisa bermanfaat bagi orang lain dan cepet dapet kerja aja udah syukur banget...yang penting usahakan target ipk yang standar aja lah, karena menurut saya kalo trus mikirin gengsi itu bisa membuat saya stress.. Trus yang penting bagi saya adalah skill dan bakat yang justru harus lebih ditingkatkan, karena itulah yang menigkatkan kualitas mahasiswa.

    BalasHapus
  2. Siapa yang mau seperti itu mungkin semua mahasiswa ingin cuman tingkat kecerdasan, kerajinan, biaya, banyak faktor pendukung, sekuatnya saja prinsip saya, mengejar kalau terkejar, cuman mesti berusaha jangan nyerah sebelum perang, apapun yang kita dapatkan akan sebanding dengan usaha kita...

    BalasHapus
  3. Ya saya tidak akan memberikan komentar apa apa karena saya belum kuliah, terima kasih

    BalasHapus
  4. Lakukan saja yang terbaik gak perlu mengejar predikat
    Skill gak bisa dibohongi
    Dunia kerja saat ini lebih membutuhkan kecerdasan emosional dan skill kok

    BalasHapus
  5. Secara akademisi ya keren.....tp untk kehidupan nyata di lapangan blm tentu....selagi kita masih di perintah orang ya statusnya tetap kuli.beda dengan orang yg kita anggap bodoh misal tamatan SD tp dia bos /juragan rongsokan dia bisa memberi lapangan pekerjaan PD orang lain,Sy kira orang ini lebih berhasil Krn dia TDK di atur orang.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Saya merasa sedih ipk saya 3.50, sedangkan dikampus saya syarat cumlaude ituh 3.51, saya berusaha mencari artikel yng memberikan pandangan positif agar saya tidak merasa kecil hati dan kecewa.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel