FAQ UI atau pertanyaan yang suka ditanyain orang-orang tentang UI


Pada suatu senja seperti foto di atas, ada seorang adek-adek yang bertanya kepada Kaka:


Adeq : Kak, UI itu apa sih?
Kaka : Kalau kamu belum tahu UI itu apa, bisa baca artikel kami yang ini dulu ya!
Adeq : Oh gitu kak. Oke aku ngerti. Terus, cara aku masuk UI gimana, Kak?
Kaka : Kalau yang kamu maksud masuk UI itu adalah berkuliah di UI, maka kamu bisa memilih 7 cara. 7 cara tersebut dapat dikelompokkan menjadi 2 golongan besar yaitu jalur undangan dan jalur seleksi. Jalur undangan terdiri dari SNMPTN (Ini tuh yang kalian kenal dengan jalur undangan pada umumnya, kamu akan jadi anak reguler), Talent Scouting (Ini juga seleksi dari UI, tidak pakai tes tetapi hanya menyerahkan nilai rapor dan sertifikat penghargaan. Khusus kelas internasional), dan PPKB (PPKB itu memakai nilai rapot tapi kamu harus bayar sejumlah biaya dan kamu akan jadi anak paralel), dan Olimpiade (Akan dilihat penghargaan dari olimpiade yang kamu pernah ikutin, seperti FLS2N,OSN, dan O2SN).

Nah, kalau jalur seleksi ada SBMPTN (ini yang tes serentak buat memilih seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Kamu akan menjadi anak reguler) dan ada SIMAK UI (Seleksi Masuk UI, kalau ini seleksi mandiri dari UInya. Kamu bisa memilih mau jadi anak D3, S1 reguler, S1 paralel, atau kelas internasional). Kalau kamu mau tahu lebih lanjut tentang cara masuk UI, kamu bisa baca artikel ini, ya! Tapi belum jadi, jadi nantikan terus ya! Soalnya kalau di sini, takut kepanjangan hehe.
Adeq : Oke, Kak, nanti aku baca. Kak, tadi kakak bilang ada Kelas Internasional. Terus aku juga pernah denger kelas reguler sama kelas paralel. Mereka bertiga itu sebenernya apa kak?
Kaka : Pertanyaan bagus! Jadi gini, di UI, terutama jenjang D3/S1, ada pengkategorisasian program pendidikan. Ada 4 kategorisasi. Jadi mereka gak cuman bertiga ya. Kasian satu lagi gak dianggap :( Ada apa aja?
1. Pendidikan D3/Vokasi. Nah, di program D3 ini, kamu akan menempuh pendidikan tinggi dan ketika lulus nanti kamu akan dapat gelar ahli madya (A.Md). Lulusan D3 akan dibekali dengan kemampuan dan keterampilan untuk menerapkan praktik dari ilmu yang dipelajarinya. Untuk lebih mengetahui tentang apa itu diploma, dan bedanya dengan sarjana, kamu bisa baca di sini ya!

2. Kelas Reguler. Kelas reguler atau program reguler itu, kamu akan menempuh pendidikan tinggi dan ketika lulus nanti, kamu akan memiliki gelar S1 atau sarjana. Gelar sarjana akan diikuti oleh penamaan keahlian kamu. Misal kamu kuliah mengambil prodi politik. Maka ketika lulus, gelar kamu adalah Sarjana Ilmu Politik (S.Ip). Kalau lulus loh. Nah, di kelas reguler ini, kamu hanya bisa mendaftar apabila kamu memiliki ijazah yang berusia paling lama 3 tahun! Misal kamu lulus tahun 2020, kamu bisa mendaftar kelas reguler ini sampai tahun 2023. Selain usia ijazah, biaya kuliah yang harus dibayarkan akan berbeda dengan kelas/program lainnya (biasanya lebih ringan, tapi tergantung kesanggupan orang tua kamu juga yang akan dihitung oleh pihak kampus). Untuk peluang mendapatkan beasiswa, lebih mudah di kelas reguler ini loh!

3. Kelas Paralel. Nah, kelas paralel atau program paralel ini pada dasarnya sama seperti kelas reguler. Waktu kuliah relatif sama meskipun tidak menutup kemungkinan kelas paralel mendapat jadwal kuliah pada siang hari. Pokoknya secara akademis sama deh! lulus ya dapet gelarnya S1, waktu kuliah 3,5-6 tahun. Yang membedakan adalah tidak ada batasan usia ijazah jika kamu ingin mendaftar program ini. Misal kamu lulus pada tahun 2020, maka di tahun 2024 atau 2025 kamu masih bisa mendaftar S1 program paralel ini. Selain itu, biaya juga akan berbeda karena biasanya di program ini bayaran per semester lebih mahal dan terdapat uang pangkal. Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa di kelas ini juga relatif lebih kecil jika dibandingkan kelas reguler.

4. Kelas Internasional. Sesuai dengan namanya kelas atau program internasional adalah program pendidikan S1 namun diselenggarakan oleh UI dan Universitas Internasional mitra kerja UI. Tentu saja universitas internasionalnya punya reputasi loh! Jadi nanti kuliahnya gak cuman di UI aja. Bisa ada kesempatan untuk mengikuti kuliah atau magang di luar negeri tempat universitas internasional mitra kerja tersebut.
Adeq : Oh iya-iya kak jadi ada 4 ya. Terus kak, untuk biaya kuliah di UI itu berapa si Kak? Apakah masing-masing kelas tadi itu beda?
Kaka : Nah, untuk biaya, masing-masing kelas tadi itu beda! Tapi ada persamaannya, yaitu D3, S1 Paralel, dan Kelas Internasional terdapat uang pangkal. Untuk biaya pantau terus website kami ya!
Adeq : Wah. Ada yang mahal banget ya :( Kalau ekonomi aku pas-pasan, aku gabisa kuliah di UI dong? :(
Kaka : Kok kamu tahu kalau mahal? Kan artikelnya belum ada….. tapi kalau kamu merasa ekonomi kamu pas pasan, jangan berkecil hati! Cara mengatasinya begini, kamu harus daftar kelas reguler supaya mendapatkan lebih banyak kesempatan pendanaan. Kalau kamu daftar kelas reguler, kamu juga bisa menjadi peserta bidik misi di mana kamu akan mendapatkan keringanan biaya kuliah dan uang saku (kamu membutuhkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)). Kalau kamu tidak dapat membuat SKTM, kamu juga bisa mengajukan biaya kuliah sesuai dengan perkiraan kemampuan keluarga atau yang bayarin kuliah kamu. Dan di kelas reguler, kamu juga mendapatkan lebih banyak kesempatan beasiswa loh! Dan persyaratannya juga tidak terlalu sulit. Jadi, yang penting masuk UI dulu dan di kelas reguler. Masalah biaya, bisa diatur!
Adeq : Oh jadi tetep bisa ya kak tapi diusahain jadi anak reguler. Tapi aku gak pinter-pinter kak aku gak mungkin keterima di UI :(
Kaka : Kamu jangan minder! Kalau emang udah rejeki kamu, kamu keterima aja kok. Kami banyak menemukan kasus dimana orang yang merasa biasa aja tapi keterima tuh di UI. Tapi emang, kamu juga harus pintar mengatur strategi. .
Adeq : Hah? Strategi apa tuh?
Kaka : Kamu harus melihat peminat dari jurusan yang kamu inginkan. Misal kalau kamu ingin masuk ke fakultas hukum, kamu harus menyadari bahwa akan ada banyak orang yang mungkin kemampuannya lebih tinggi dari kamu yang daftar ke situ. Jadinya, kesempatan kamu untuk keterima jadi berkurang meskipun pelunangnya tidak akan sampai 0%. Dengan kata lain, peluang itu akan selalu ada.
Adeq : Ohhhh iya-iya kak, jadi selain optimis, aku juga harus realistis ya. Jadi kak, aku mending pilih jurusan ini atau ini kak?
Kaka  : Untuk itu, karena agak panjang, nantikan artikel kami ya!
Adeq : Kak, aku jomblo :(
Kaka : Ya emang apa urusannya sama kuliah?!?!?! Nanti juga dapet. Kalau kamu ingin tau tentang urusan gituan, tunggu podcast kami ya~


Baiklah, sampai di sini dulu ya FAQ ini. Kalau kamu masih ada pertanyaan, kamu bisa tanya ke kami lewat IG, atau mention ke twitter kami! Jangan ke kaka kaka di atas. Karena followers kami masih sedikit, pertanyaan kamu pasti dibalas hehehehehehehehehehehehehe. Jangan lupa follow ya!

Belum ada Komentar untuk "FAQ UI atau pertanyaan yang suka ditanyain orang-orang tentang UI "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel