Jalur Masuk UI Ada Apa Aja Sih? Nah, Ini Dia Jalur Masuk UI Mulai dari SNMPTN sampai SIMAK UI!

“Mau masuk UI tapi bingung mau lewat mana? Udah tau jenis-jenisnya tapi gak tau detail dan persyaratannya? Gak usah khawatir, kami sudah susun semua jalur masuk UI yang bisa kalian tempuh!”

Halo! Selamat pagi, siang, sore, malam buat siapapun yang baca ini! Apa kabar? Sehat? Sebelumnya, kami pernah menulis artikel tentang FAQ tentang Universitas Indonesia yang bisa kalian baca disini. Buat yang belum baca, mending baca dulu deh. Supaya kalian jadi tahu beberapa pertanyaan yang suka orang tanyakan tentang UI. Pada artikel itu, kami menulis tentang berbagai jalur yang bisa kalian tempuh untuk diterima sebagai mahasiswa UI. Tapi kami belum sempat menjelaskan detail jadi jalur-jalur tersebut nih. Makanya pada artikel ini, kami akan mencoba sedikit jelasin dengan detail jalur-jalur tersebut. Ada apa aja? Cekidot

A. Kategori Undangan 

Jalur masuk pada kategori ini merupakan jalur masuk tanpa tes. “Wah enak juga tuh masuk gak pake tes.” Eitsss, tapi tetap ada seleksi loh! Seleksinya tidak menggunakan nilai tes, tetapi dari nilai rapot dan prestasi kalian selama kalian sekolah. Ada jalur apa aja pada kategori ini? 

1. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Mungkin ini adalah salah satu jalur terkenal yang namanya sudah tidak asing. SNMPTN merupakan akronim dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi merupakan jalur yang menyeleksi calon mahasiswa berdasarkan prestasi dan nilai raport. Jadi nanti kalian akan diseleksi dengan melihat hasil belajar kalian yang diukur dari nilai pada raport dan prestasi lainnya yang kalian dapatkan seperti misalnya kalian memenangkan olimpiade sains, olahraga, nobel, dan lain sebagainya. Website resminya sih bilang gini: 

“SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor dan portofolio akademik. Rapor yang digunakan adalah semester satu sampai dengan semester lima bagi SMA/SMK/MA dengan masa belajar tiga tahun atau semester satu sampai dengan semester tujuh bagi SMK dengan masa belajar empat tahun.”

Nah, kalian akan bersaing tuh sama teman dari sekolah kalian. Kabar baiknya, pesaing kalian cuman dari sekolah kalian saja loh. Kabar buruknya, sekolah kalian biasanya sudah mendapatkan jatah dari PTN yang membuka pendaftaran melalui jalur ini. Misal, kalian sekolah kalian mendapatkan jatah 5 orang dari UI. Berarti, kalian harus memperebutkan jatah 5 itu dari teman-teman kalian yang ingin mendaftar ke UI. Gimana, paham gak? :( kalau ada yang masih kurang paham, bisa langsung tanyain ke kita aja yaaaaaa. Oh iya, jalur ini juga mempertimbangkan prestasi dari alumni kalian yang kuliah di UI loh. Kalau kalian sudah keterima lewat jalur ini, namun tidak diambil, itu akan menurunkan indeks prestasi alumni dari sekolah kalian. So, pikirkan matang-matang yaaaa. 

Terus, cara daftarnya gimana? Kalian bisa baca di websitenya Tirto aja ya! 

2. Jalur PPKB (Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar)
Kalian tau tidak kepanjangan PPKB itu apa? Ternyata, PPKB itu merupakan akronim dari Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar (udah keliatan di judul ya tapi. hehe) Nah, kalian bisa mendaftar melalui jalur ini jika ingin menjadi mahasiswa/i UI Program S1 paralel, atau vokasi. Terus, bedanya sama SNMPTN di atas apa? Jadi untuk jalur PPKB ini, kalian hanya bisa mendaftar program vokasi atau S1 Paralel dengan melihat prestasi kalian di sekolah. Jadi kalian tidak bisa mendaftar program S1 reguler, gitu. Selain itu, penyelenggara dari jalur masuk ini adalah UI sendiri tetapi sistemnya mirip dengan SNMPTN, yaitu turut mempertimbangkan prestasi alumni sekolah kalian di UI. Terus cara daftarnya gimana? Sebenarnya kalian tanya aja ke guru BK kalian, karena ini UI yang menyelenggarakan dan memang mencari orang yang berprestasi, sehingga sekolah kalian sudah mendapatkan penyuluhan tentang bagaimana cara mendaftar PPKB tersebut. Tapi buat kalian yang penasaran, dilansir dari website UI, ini nih caranya: 

A. Kepala Sekolah
  • Mengisi data sekolah 
  • Mengisi data siswa yang akan diusulkan ikut seleksi PPKB (Siswa IPA yang ingin memilih Program Studi IPS, tetap mengisi formulir IPA). 
  • Mengisi daftar nilai siswa untuk semester 1 – 5
  • Memberikan username dan password kepada siswa yang bersangkutan
B. Siswa
  • Memilih program studi yang diminati
  • Mengisi formulir pendaftaran untuk siswa
  • Mengunggah pas foto terbaru berukuran 400 × 600 pixel
  • Mengunggah dokumen kelengkapan pendaftaran (seluruhnya digabung dalam satu file format PDF) yang meliputi: Hasil scan raport: halaman data diri, halaman kelas 10, 11, dan 12 yang telah dilegalisasi (semester 1-5). Hasil scan surat pernyataan yang ditulis tangan berisi penjelasan mengapa memilih program studi di atas. Hasil scan bukti prestasi akademik (jika ada)
  • Membayar biaya pendaftaran Rp. 750.000 per siswa, menggunakan nomor pendaftaran PPKB
C. Proses Seleksi
Pihak terkait hanya akan memproses jika data pendaftaran terisi lengkap dan siswa yang diusulkan telah membayar biaya pendaftaran. Proses seleksi dilakukan berdasarkan performance sekolah (prestasi alumninya di UI) dan kuota dari masing-masing program studi.

D. Syarat Pendaftaran Ulang

  • Lulus SMA
  • Lulus Ujian Nasional/A Level I/IB Diploma 
  • Lolos verifikasi rapor 
Gitu guys. Terus kapan kalian bisa mendaftar? Ini nih tanggalnya!

3. Jalur Talent Scouting
Nah, kalau jalur ini merupakan jalur untuk kalian yang ingin mendaftar UI program atau kelas Internasional. Bahasa ringkasnya, ini adalah jalur PPKB untuk kalian yang mau daftar program internasional tadi. Jadi, nanti kalian 2 tahun kuliah di UI, lalu 2 tahun akan kuliah dengan universitas luar negeri bereputasi yang telah bekerja sama dengan UI. Cara daftarnya gimana? Seperti PPKB, namun kalian bisa langsung tanyakan ke guru BK kalian. Tapi, untuk kalian yang penasaran, kalian bisa baca di website UI ya!. 

4. Jalur Olimpiade 
Jadi, jalur ini adalah jalur khusus kalian yang pernah ikut olimpiade. Juara olimpiade sains di bidang Biologi, Fisika, Matematika, Kimia, Komputer, atau Ekonomi yang diselenggarakan oleh DEPDIKNAS dan dikirim oleh DEPDIKNAS. Sayangnya, informasi untuk jalur penerimaan ini agak sedikit. Mungkin guru BK kalian lebih tahu. 

B. Kategori Seleksi melalui Ujian 


Nah, jalur seleksi ini adalah jalur dimana kalian harus mengikuti seleksi berupa ujian tulis. Di jalur seleksi ini, terdapat 2 jenis ujian tulis yang dapat kalian ikuti. Apa aja? Ada SBMPTN yang merupakan akronim dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, dan ada SIMAK UI yang merupakan akronim dari Seleksi Masuk Universitas Indonesia. Pasti kalian juga sudah gak asing dong dengan kedua seleksi itu. Kita mulai dulu dari SBMPTN ya! 

1. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Sesuai dengan namanya, SBMPTN ini diselenggarakan gak cuma untuk UI dan dilakukan secara nasional. Yap, calon MABA(Mahasiswa Baru) dari seluruh Indonesia ngerjain ujian yang sama untuk masuk PTN yang mereka idamkan, tentunya termasuk UI. Sama seperti tahun 2019, kalian wajib punya nilai UTBK dulu. Udah tau kan apa itu UTBK? Itu tuh Ujian Tulis Berbasis Komputer buat syarat masuk ke perguruan tinggi. UTBK ini diselenggarakan oleh LTMPT. Nah, lembaga ini menjadi satu-satunya yang menyelenggarakan tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Khusus untuk tahun ini, UTBK bisa diikuti oleh semua siswa yang lulus tahun 2018, 2019, dan 2020 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat. Ini juga berlaku untuk mereka yang lulus dengan Paket C ya, selama tahun lulusnya 2018, 2019, dan 2020.

Jika kalian mau ikut UTBK, harus bayar ya. Nah, biaya yang ditanggung oleh peserta adalah sebesar Rp200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum. Untuk yang kelompok ujian Campuran bayarnya Rp300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah). Terus kapan sih jadwal daftar dan ujiannya? berdasarkan website resminya, ini dia jadwal UTBK 2020. 

Pendaftaran Akun LTMPT:
17 Februari – 05 April 2020

Pendaftaran UTBK 2020:
30 Maret – 11 April 2020

Pelaksanaan UTBK:
20 April – 26 April 2020

(Setiap hari terdapat 2 sesi, yaitu pagi dan siang sehingga total terdapat 14 sesi)

Pengumuman Hasil UTBK:
12 Mei 2020 pukul 17.00 WIB.

Untuk Jadwal Pelaksanaan UTBK 2020, ini dia detilnya:

Sekarang kita kembali ke SBMTN. By the way, SBMPTN tentunya dilaksanain setelah UTBK ya, jadi kalian punya nilai dulu baru deh kalian daftar di PTN yang kalian tuju. Makanya, banyak calon MABA yang milih “cari aman” dan “apply” di PTN yang bukan top 10, at least dari pengamatan kami ya hehe. Jadi kalo kalian emang udah fix banget maunya masuk UI dan jadi anak UI, mungkin akan lebih lega karena banyak mereka yang kurang pede kalo nilainya kurang dan akhirnya mundur duluan. Tapi bukan berarti masuk UI udah gak ketat lagi, meskipun UI gak masuk 10 besar SBMPTN tahun lalu, UI dan PTN sejenis tetap kompetitif. Justru yang milih adalah mereka yang punya modal nilai yang lumayan gede (tapi jangan gentar dulu, oke?).

Sekarang kita lanjut ke persyaratan, ada sedikitnya tujuh persyaratan yang harus kalian penuhi buat ikut SBMPTN. 1) Siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulusan tahun 2018 dan 2019 harus sudah memiliki ijazah. 2) Siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulusan tahun 2020 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah. 3) Memiliki nilai UTBK. 4) Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi. 5) Memiliki NISN. 6) Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio. Kemudian yang terakhir adalah 7) Biaya UTBK ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah.

Jangan lupa kalian harus daftar SBMPTN sejak tanggal 2 hingga 13 Juni 2020. Hasilnya nanti akan diumumkan pada tanggal 30 Juni 2020 jam 3 sore atau 15:00 WIB. So, jika kalian mau memperbesar peluang kalian untuk bisa diterima lewat jalur ini, mulai deh atur waktu, biar cukup belajarnya waktu ujian nanti. Karena semakin ke sini, kuota atau kursi kosong via SBMPTN lebih banyak daripada jalur undangan (SNMPTN).

2. SIMAK (Seleksi Masuk Universitas Indonesia)
Ujian yang satu ini memang khusus untuk siapa aja yang mau kuliah di UI, mulai dari D3 (Vokasi), S1 (Sarjana), S2 (Magister), S3 (Doktor) ataupun program profesi. Ujian SIMAK UI ini dilaksanakan oleh UI sendiri (ya iyalah yaa) dan diselenggarakan di seluruh Indonesia. Meskipun begitu, bukan berarti di setiap kota ada ujian ini. Ada beberapa kota yang biasanya dilaksanakan ujian ini, yaitu Jakarta, Tangerang, Tangsel, Bekasi, Depok, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Padang, Medan, Palembang, dan Makassar. 

FYI, ada good news nih buat kalian yang merupakan siswa/i SMA (Sekolah Menengah Atas) atau sederajat yang udah punya ijazah Paket C atau mendapatkan sertifikasi A Level, IB Diploma, atau sudah punya surat penyetaraan dari Departemen Pendidikan Nasional. Karena kalian bisa ikut SIMAK UI tanpa harus mengikuti UN (Ujian Nasional). 

Sama seperti ujian SBMPTN, kalian juga harus bayar untuk mengikuti ujian SIMAK UI. Bagi kalian yang mau daftar program D3 dan S1 kelompok ujian IPA aja atau IPS aja, dikenakan biaya 400 ribu rupiah jika memilih 2 prodi, kalau IPC dikenakan biaya 500 ribu rupiah. Kemudian, kalian bisa nambah 1 lagi pilihan prodi (mungkin buat jaga-jaga) tapi harus membayar 60 ribu rupiah lagi untuk kelompok ujian manapun. Masih agak bingung dan mau tau detilnya, nanti kalian bisa cek aja di situs resminya di sini. Untuk panduan detil dan persyaratannya bisa kalian cek sendiri di sini.

Yap, itulah jalur-jalur masuk yang bisa kalian tempuh untuk jadi mahasiswa dan mahasiswi UI. Pastikan kalian paham semuanya ya, sehingga peluang kalian juga bisa lebih besar untuk berhasil. Yang pasti, kalian harus mulai atur waktu kalian dan mempersiapkan semuanya, mulai dari berkas atau dokumen, materi ujian, hingga mental kalian. Semoga berhasil masuk UI!

Referensi:
Sumber gambar: 

Belum ada Komentar untuk "Jalur Masuk UI Ada Apa Aja Sih? Nah, Ini Dia Jalur Masuk UI Mulai dari SNMPTN sampai SIMAK UI!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel